Selasa, 16 November 2010

C.I.N.T.A


 Yu-Huu Dam Dam semuanya!! gw semangat banget nulisnya sampe-sampe gw lupa kalo gw tadi ngantuk.


guys/giys, semua yang ada di hidup ini adalah sebuah pengamatan, dimana dari pengamatan akan timbul sebuah pertanyaan yang nantinya saat kita mencari jawaban akan memberikan kita ratusan jawaban yang sedang kita cari. itulah hiduo guys/giys! ribet emang, tapi begitulah adanya.
tadi pas gw ngeliat berita tentang pemerkosaan dan anak SMA yang ketangkep basah melakukan hubungan seks diluar nikah, gw ingin bertanya, 'Kenapa sih hubungan seks diluar nikah itu dilarang?' pasti jawaban yang gw dapet itu 'Karena dosa!' terus gw pengen nanya lagi, 'Kenapa dosa? bukannya dalam ilmu biologi, hubungan seks itu berusaha untuk menjaga kelestarian keturunan manusia?' terus ada yang ngejawab 'Free sex itu ngebuat moral manusia rusak!' yeah! gw tau masalah itu semua! gw udah pernah ngedenger semua jawaban yang kayak gitu. gw mau jawaban yang lain! jawaban yang bisa nuntasin maksud dari pertanyaan gw sebenernya.
oke, balik lagi ke topik awal, tadi gw membandingkan antara keadaan di indo dengan negara luar. di negara luar (Negara yang memperbolehkan free seks) walaupun diperbolehkan bebas bertindak, bebas bertindak ini maksudnya bertindak secara bebas namun memenuhi aturan dan norma yang berlaku, mereka tidak sampai seperti di indo, bukan artinya gw menjelekkan negara gw sendiri, cuman menurut gw, kasus pemerkosaan banyak banget deh di indo. terus juga, banyak juga kasus free sex anak-anak SMA. miris banget deh emang, tapi coba deh kalo orang-orang di indo ini dapat berpikir sedikit logis, apa coba untung ruginya dari penerapan hukum liberalisme? mungkin kita bisa belajar sedikit lebih bijak dalam menyingkapi sebuah kebebasan. jangan sampai kebebasan yang diberikan itu disalahartikan dan mengecewakan pihak-pihak yang mengutamakan kebebasan.
namun menurut gw yang guys/giys, sebuah aturan, bisa di buat apabila masyarakatnya rata-rata sudah berpendidikan tinggi, dan gw yakin tingkat pelanggarannya akan semakin kecil. kita ambil aja contoh, Jepang misalnya. negara Jepang adalah atheis, mereka yakin pada keyakinnan mereka, jika mereka tidak berbuat jahat dan selalu berbuat baik, tidak ada alasan mereka untuk dihukum. mereka disiplin dan teratur, mereka sadar jika sebuah peraturan dibuat untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar. di Jepang juga jarang tuh gw denger masalah pemerkosaan sebanyak di indo, bahkan nenek-nenek aja di perkosa. ckckck, tobat woy!
oke, gw terus mikir, apa enggak sebaiknya pemerintah coba meningkatkan pendidikan di Indonesia agar masyarakat Indonesia bisa sedikit berpikir pintar dengan pola pikir yang logis. bukan terus-terusan berteriak menolak dari sebuah keputusan.

oke oke! ngaco kemana-kemana kan gw! huuuu =v= oke gini, seperti yang kita ketahui, suami istri bisa menikah karena mereka pernah mengalami jatuh cinta saat pertemuan mereka, entah pertemuan secara nyata atau hanya pertemuan secara maya (melalui internet), pertemuan secara maya sudah banyak terjadi di zaman hi-tech sekarang ini. C.I.N.T.A yang mempersatukan mereka hingga mereka bisa menikah. namun guys/giys, dalam berpacaran aja, kita sudah banyak yang bosan-bosan bahkan ada yang minta putus karena ketemu orang laen yang lebih 'WAH' dari pacarnya! miris ga sih? terus pikiran gw beralih ke perkawinan, bagaimana jika kita ketemu sama orang yang lebih 'WAH' dari pasangan kita? apa kita juga harus cerai dulu? merepotkan! mustahil deh seseorang bisa setia sama satu pasangan sampai ajal memisahkan, itu kisah-kisah jaman dulu banget!! hahaha, dan menurut gw, alasan dari suatu pernikahan hanyalah memperoleh suatu izin sah dalam melakukan hubungan seks, bukan nafsu keinginan untuk membina suatu keluarga. jadi kalo udah gini mending kita menganut paham free seks aja kan? kita gak ada iketan apa-apa, hanya nafsu yang mempertemukan. dan jika ada yang lebih 'WAH' tinggalkan aja dia. gitu deh pikiran pendek gw tentang sebuah C.I.N.T.A, gw belom berpikir secara panjang dan berulang-ulang. itu hanya hasil pikiran gw secara pendek.
sori ye jika ada beberapa yang kurang berkenan. hehehe

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda